Edukasi Digital Parenting: Dampak Gadget Dan Pengawasan Anak Usia Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.63461/padimaya.v12.154Keywords:
Digital parenting; gadget; pengawasan orang tua;Abstract
Perkembangan teknologi digital membawa dampak besar terhadap pola asuh anak, khususnya pada usia sekolah dasar yang saat ini telah banyak menggunakan gadget. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Desa Karya Harapan Mukti, Kecamatan Bungo, diketahui bahwa hampir 70% anak usia sekolah dasar di desa tersebut aktif menggunakan gadget, terutama untuk bermain game dan menonton video. Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan seperti menurunnya motivasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, serta munculnya kecanduan digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada orang tua mengenai digital parenting sebagai strategi pendampingan anak dalam penggunaan gadget. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan simulasi, dengan melibatkan orang tua, guru, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai dampak gadget, pentingnya pengawasan, serta penerapan aturan penggunaan gadget yang sehat. Peserta juga menunjukkan respon positif terhadap kegiatan ini karena dianggap relevan dan memberikan solusi praktis bagi permasalahan pengasuhan anak di era digital. Dengan demikian, edukasi digital parenting dapat menjadi strategi efektif untuk membantu orang tua mengarahkan penggunaan gadget secara bijak sehingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
References
Ahmad. (2005). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Hasbullah, H. (2021). Kurikulum Pendidikan Guru: Metode Simulasi dalam. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 11(2), 155–162.
Livingstone, S. (2018). Parenting for a Digital Future: How Hopes and Fears about Technology Shape Children’s Lives. Oxford: Oxford University Press.
Mutiarasari, A., Listiana, A., & Rachmawati, Y. (2024). Strategi dan Tantangan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di Era Digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1875–1886.
Nikken, P., & Schols, M. (2015). How and Why Parents Guide the Media Use of Young Children. Journal of Child and Family Studies, 24(11), 3423–3435. https://doi.org/10.1007/s10826-015-0144-4
Nurachadijat, K. (2023). Efektifitas Metode Ceramah Dan Pembelajaran Taksonomi Kognitif Sebagai Metode Belajar Dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa. Indopedia (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan), 1(2), 272–280.
Prasetya, F. T. (2022). Gambaran Persepsi Orang Tua Terhadap Penggunaan Gadget Pada Anak SD Negeri Grabag 3. Universitas Muhammadiyah Magelang.
Rachman, P. A. (2022). Mental Baik Saat Pandemik. Jejak Pemikiran Pemuda Indonesia Tentang Kesehatan Mental Dan Covid-19, 54.
Radhani, M., Syafira, P., Sulitia, R., Novalza, S., Indah, T., Agustin, V., Yahya, P., Setiawan, B., & Iasha, V. (2024). Pengaruh Media Digital dalam Perkembangan Sikap dan Emosional Siswa Sekolah Dasar. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 6(4), 537–553.
Rimayati, E. (2023). Cyber Counseling: Inovasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Era Digital. Asadel Liamsindo Teknologi.
Safitri, H., & Nurrita, T. (2024). Pengaruh Metode Diskusi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam: Studi Pada Sekolah Dasar Alam Anak Sholeh Tarumajaya Bekasi. Moderation | Journal of Islamic Studies Review, 4(2), 87–98.
Syaefudin, U. (2005). Perencanaan Pendidikan: Suatu Pendekatan Komprehensif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wulansari, N. M. D. (2017). Didiklah Anak Sesuai Zamannya: Mengoptimalkan Potensi Anak di Era Digital. Visimedia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elvima Nofrianni, Subhanadri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








